NARATIVE.ID, BREBES — Persoalan kemiskinan di Kabupaten Brebes kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, meminta pemerintah daerah, pemerintah provinsi, BUMN, dan berbagai unsur masyarakat mempercepat langkah pengentasan kemiskinan.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin saat menghadiri kegiatan pemberdayaan masyarakat di Bumiayu, Kabupaten Brebes, Selasa (3/11/2026).
Muhaimin menyoroti posisi Brebes yang disebutnya memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Ia meminta penanganan kemiskinan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah nyata yang melibatkan berbagai sektor.
“Saya minta Gubernur, Bupati, dan BUMN cepat bergerak. Brebes harus segera mengakhiri juaranya,” kata Muhaimin.
Lebih dari 257 Ribu Penduduk Tercatat Miskin pada 2025
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sekitar 257,29 ribu jiwa.
Pesantren Al Hikmah 2 Dijanjikan Bantuan Khusus
Muhaimin menyampaikan rencana pemberian bantuan khusus kepada Pondok Pesantren Al Hikmah 2 di Bumiayu untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan masyarakat di sekitarnya.
“Saya akan berikan bantuan khusus untuk Al Hikmah guna mengatasi kemiskinan di sekitarnya,” ujarnya.
Ia berharap pesantren dapat menjadi salah satu pusat pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan warga dengan peluang usaha dan kegiatan ekonomi produktif.
Namun, nilai bantuan, sumber anggaran, jadwal penyaluran, dan jumlah masyarakat yang akan menerima manfaat belum dirinci dalam keterangan resmi yang tersedia.
Petani Kopi dan Pelaku Usaha Didorong Terlibat
Wakil Bupati Brebes, Wurja, menyambut rencana penguatan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.
Salah satu kegiatan yang dibahas adalah pengembangan usaha kopi dengan mempertemukan pesantren, petani, dan pelaku usaha lokal.
Menurut Wurja, pelatihan usaha kopi diharapkan meningkatkan kualitas pengolahan hasil pertanian sekaligus memperluas peluang pemasaran produk.
Ia juga berharap petani memperoleh pendampingan dan akses pasar yang lebih baik, sementara usaha kecil dapat berkembang melalui pengelolaan yang semakin kuat.
Pemerintah Kabupaten Brebes menyatakan siap memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat, pesantren, dan dunia usaha.
Meski demikian, dampak program terhadap penghasilan warga dan penurunan kemiskinan masih perlu diukur setelah kegiatan pemberdayaan berjalan.


▶
▶
▶
▶
▶


Narative.id Malang · Kebijakan & Politik
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Hukum & Keamanan
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Brebes · Pendidikan
Narative.id Jawa Tengah · Ekonomi & Usaha
NARATIVE.ID · Kesehatan
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR